2020-11-28

Perayaan Pooram di Thrissur Setiap Tahun

Thrissur Pooram (dibaca: Thrissur Puram) adalah festival Hindu tahunan yang diadakan di Kerala, India. Festival ini diadakan di Kuil Vadakkunnathan di Thrissur setiap tahun pada hari Pooram – hari ketika bulan terbit bersama bintang Pooram di bulan Medam pada Kalender Malayalam. Pooram ini adalah yang terbesar dan paling terkenal dari semua pooram.

Kembang api adalah bagian integral dari festival kuil Kerala, tetapi Thrissur Pooram disebut sebagai “ibu dari semua” perayaan kembang api dan kuil. Hal ini menetapkan patokan untuk perayaan festival kuil tahunan Kerala.

Tahun demi tahun, berlaksa-laksa orang datang untuk berpartisipasi dalam festival pooram. Ini termasuk wisatawan yang senang dengan kemegahan perayaan. Rangkaian spektakuler gajah-gajah terbaik berkolaborasi dengan kemegahan suara genderang tradisional dan kembang api.

Berikut ini adalah 5 fakta menarik yang membuat Thrissur Pooram menjadi festival kuil yang sangat berbeda:

1. Thrissur Pooram adalah festival tradisional dengan suara drum dan kembang api yang penuh energi. Ini juga berarti bahwa Anda harus bersiap diri untuk menyaksikan jenis kembang api yang paling menakjubkan, bersama dengan suara genderang tradisional megah yang menyertainya. Beberapa orang yang sinis mungkin menyebutnya “polusi suara” tetapi ini adalah salah satu festival besar yang merupakan tontonan visual untuk disaksikan dan orang-orang dari semua komunitas berkumpul untuk mengambil bagian di dalamnya.

2. Thrissur Pooram adalah festival tujuh hari yang dirayakan pada hari ketika tanda bintang Pooram muncul di bulan Medam. Kuil-kuil utama di Thrissur seperti kuil Paramekkavu Devi dan kuil Thiruvambadi Sri Krishna harus membayar penghormatan kepada Dewa Siwa, dewa utama dari kuil Vadakunnathan yang terkenal itu. Dua kuil tersebut bersaing satu sama lain selama perayaan ini dan “tim gajah” mereka bertanding pada hari keenam melalui prosesi gajah, kembang api dan representasi budaya secara keseluruhan.

pertunjukan gajah

3. Pertunjukan akbar dari lima belas gajah adalah salah satu aspek yang paling dinanti dari festival ini. Kelima belas gajah didekorasi dengan karya dan perhiasan ulir emas yang menakjubkan, setiap detail dari setiap aksesori secara hati-hati diperiksa sebelum diselesaikan untuk hari-H. Untuk kesempatan ini juga, kerajinan tangan berupa payung yang indah dan “vencharams” dibuat untuk orang-orang yang duduk di atas gajah selama perayaan.

4. Para pria yang duduk di atas gajah adalah “pahlawan aksi” dari festival ini. Mereka harus dengan cepat terus mengubah payung dan “vencharams” selaras dengan irama yang berubah-ubah dari ketukan genderang. Para pria ini sangat terlatih dan terus berlatih keras sebelum mereka dipilih dan mereka bersaing satu sama lain dalam hal fleksibilitas, ketenangan, dan keagungan saat mereka melakukan pekerjaan mereka, selain kecepatan.

5. Hari ketujuh festival adalah yang termegah. Festival ini sangat dinanti-nantikan, dengan orang-orang dari semua lapisan masyarakat berkumpul di sana hanya untuk melihat sekilas dan menikmati pengalaman seumur hidup.

Menelusuri Sejarah dan Keindahan Kota Budaya Thrissur (Trichur) Bagian 1

Trichur, atau yang sekarang disebut Thrissur, adalah ibu kota Kerala, India Selatan. Thrissur menjadi unggul di bawah pemerintahan Raja Rama Varma (Shaktan Thampuran) pada tahun 1790. Nama Trichur berasal dari bahasa setempat “Thrissivaperur” yang artinya “tempat suci kecil”. Thrissur dulunya adalah ibukota kerajaan Kochi walaupun hanya untuk periode singkat. Istana Shaktan Thampuran, yang merupakan tempat tinggal Raja Rama Varma, baru-baru ini direnovasi oleh ASI (Archaeological Survey of India).

Kota ini dibangun di sekitar bukit kecil dimana Kuil Vadakkumnathan berdiri. Sebagai kota dengan banyak kepercayaan, disana kita dapat menemukan beberapa masjid dan gereja tertua di India. Industri-industrinya meliputi tenun kapas, penggilingan padi dan biji-bijian untuk minyak, pembuatan sabun, dan tempat penggergajian. Kota ini juga merupakan pusat ritel untuk wilayah Kerala, dan merupakan rumah bagi beberapa bisnis perhiasan dan tekstil terbesar di wilayah tersebut. Thrissur memiliki perguruan tinggi, sebuah museum, dan kebun raya. Kota ini memiliki jalan raya dan jalur kereta api yang baik yang menghubungkan seluruh Kerala dan juga pedalamannya.

trichur pooram

Thrissur Pooram juga disebut sebagai ‘pooram dari semua poorams’ dirayakan setiap tahun di bulan Medam (pertengahan April hingga pertengahan Mei) sesuai kalender Malayalam. Ini adalah yang terbesar dari semua poorams yang diadakan di Kerala. Kota ini menjadi tuan rumah, selama 36 jam sejak dini hari pada hari perayaan pooram, untuk salah satu koleksi manusia dan gajah terbesar. Puli Kali yang juga dikenal sebagai Kavakali adalah festival lain, yang menarik ribuan orang ke kota ini. Puli Kali dilakukan oleh seniman terlatih untuk menghibur orang-orang pada perayaan Onam, sebuah festival panen tahunan, yang dirayakan terutama di Kerala. Festival paling penting yang dirayakan di Thrissur antara lain Natal, Onam, Paskah, Idul Fitri dan Vishu. Kota ini secara luas diakui sebagai negeri pecinta gajah. Aanayoottu (memberi makan gajah), adalah upacara pemberian makan gajah terbesar di dunia yang diadakan di Kuil Vadakkunnathan di kota setiap tahunnya. Upacara ini dilakukan pada hari pertama bulan Karkidakam (kalender Malayalam).

makanan trichur

Makanan khas Thrissur terkait dengan sejarah, geografi, demografi, dan budayanya. Nasi adalah makanan pokok disana. Camilan yang umum ditemukan yaitu Achappam dan Kuzhalappam. Vellayappam, sejenis hopper atau pancake yang terbuat dari tepung beras dan santan (seperti serabi) adalah hidangan lain yang spesial di Thrissur.

Sepak bola adalah olahraga paling populer di kota ini. Pemain sepak bola internasional yang berasal dari Thrissur diantaranya mantan kapten tim India C. V. Pappachan, I. M. Vijayan dan Jo Paul Ancheri, serta pemain muda Piala Dunia U-17, K. P. Rahul. Thrissur telah menyumbangkan banyak bintang binaraga nasional dan internasional untuk India seperti TV Poly dan VM Basheer. Pemain catur jenius Nihal Sarin juga berasal dari Thrissur.

Di bagian kedua kita akan membahas tempat-tempat menarik yang patut dikunjungi di Thrissur.